Enam Tawanan Palestina berhasil melarikan diri dari penjara Israel

Bagikan Ke :

Link disalin

Enam Tahanan Palestina berhasil melarikan diri pada malam Minggu-Senin, 5-6/09/21dari penjara Gilboa, melalui terowongan yang mereka gali, hal ini diungkapkan oleh  pengurus Penjara Israel.

Sumber berita resmi "khan" mengutip dari Otoritas Lapas Penjara Israel yang mengatakan bahwa: "enam tahanan menggali terowongan sebagai akses mereka untuk keluar dari penjara."

Otoritas Lapas Israel mengatakan bahwa ini adalah nformasi sementara , karena masih dalam Tahap penyelidikan lebih lanjut. dikabarkan juga bahwa "Zakaria al-Zubaidi", mantan komandan Brigade Martir Al-Aqsa dan anggota Dewan Revolusi gerakan "Fatah", termasuk diantara Tawanan yang berhasil melarikan diri.

Sedangkan  lima Napi Lainnya mereka adalah anggota "Gerakan Jihad Islam". Dan  Al-Zubaidi dituduh membunuh dan melukai orang Israel.

Dikutip dari sumber berita Resmi "Ma'arif" melaporkan bahwa pasukan kepolisian Israel dipanggil ke tempat kejadian, dan saat ini sedang melakukan pencarian menggunakan helikopter di daerah tersebut.

Situs berita "Walla" juga menginfokan bahwa semua tahanan yang melarikan diri menjalani hukuman seumur hidup.

"Enam tahanan yang melarikan diri berada di sel yang sama," info dari  situs berita "Haaretz" yang dikutip dari Otoritas Lapas Penjara Israel. Sedangkan panjang terowongan yang mereka gali  mencapai puluhan meter, dan lobang terowongan ditemukan beberapa meter di luar tembok penjara.

Diinfokan juga oleh situs web lainnya (Chanel 12), yang dikutip dari seorang pejabat senior polisi yang mengatakan bahwa insiden pelarian tahanan ini adalah "salah satu insiden keamanan paling serius secara umum".

Menurut situs web Yayasan "Addameer", Penjara Gilboa terletak di Israel utara, didirikan di bawah pengawasan para ahli Irlandia, dan diresmikan pada tahun 2004” dan penjara ini dinyatakan sebagai penjara yang memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi, serta penjagaan yang sangat ketat".

Israel menahan sekitar 4.850 tahanan di penjaranya, termasuk 41 tahanan wanita dan 225 anak-anak, menurut data yang di infokan oleh "Lembaga Penanganan Tawanan " salah satunya Lembaga "Nadi Al Asir Al falestiin" per tanggal 30 Juli yang lalu.

Sumber : www.alaraby.com

Kunjungi Platform Sedekah Digital kami: