Israel Melakukan Penangkapan Massal Di Tepi Barat Yerussalem

Bagikan Ke :

Link disalin

Dua warga Palestina yang dikabarkan terluka akibat serangan yang dilakukan oleh Israel pada malam hari (28/05). Sumber lokal mengatakan dua warga terluka di gerbang Hittah Yerusalem.

Pertentangan antara warga Palestina terjadi begitu panas di Bab Al Amoud setelah sumber-sumber Israel menyerang warga Palestina, yang sedang duduk di sana. Saksi mata mengatakan pasukan Israel menangkap paramedis Lu’ai Ja’afreh dan Areen Za’anin.

Menurut situs Al Qastal, Israel membebaskan Ja'afreh dengan syarat tetap menjadi tahanan rumah selama lima hari dan tidak mengunjungi Bab Al Amoud selama 15 hari. 

Di Tepi Barat, terjadi aksi pertentangan antara pasukan Israel dan penduduk setempat di pintu masuk ke kota Al Bireh dan Bethlehem. Sumber lokal mengatakan pasukan Israel menangkap seorang pemuda di pintu masuk Betlehem.

Pasukan Israel juga menyerbu Beit Urif di Nablus yang dengan menggunakan bom setrum dan gas air mata yang ditargetkan terhadap penduduk Palestina. Penyerangan yang dilakukan Israel yang begitu sengit terjadi saat penggerebekan Israel ke kamp Askar di timur Nablus dan menangkap Abdullah Bashkar serta membawanya ke tempat yang tidak diketahui.

Pasukan Israel juga menangkap Ahmad Salah dan Khalil Salah setelah mendobrak rumah mereka di Betlehem. Mereka juga menangkap Muhammad Abu Safiyyeh dari Hebron.

Sementara itu, Israel melanjutkan serangan mereka terhadap penduduk asli Palestina. Sekelompok pemukim illegal Israel menyerbu Beit Exa dan membakar mobil penduduk setempat dan melukis slogan rasis di dinding rumah desa.

Di Ni'lin, Israel meratakan tanah desa warga Palestina di bawah perlindungan tentara Israel. Di Gaza, sumber lokal mengatakan pasukan Israel menembak seorang nelayan dengan peluru logam berlapis karet selama penembakan acak terhadap nelayan.

Source: Qudsnen.co