Israel Menahan Warga Palestina Di Tepi Barat

Bagikan Ke :

Link disalin

Pasukan Israel Rabu (7/5) malam menahan setidaknya 20 warga Palestina dari berbagai bagian Tepi Barat, menurut Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) dan sumber-sumber lokal. Mereka memastikan bahwa pasukan Israel menangkap tujuh warga Palestina setelah menyerbu rumah mereka di desa Ras Karkar, barat laut kota Ramallah.

Israel Menyerang Rumah-Rumah Warga Palestina

 

Israel menangkap palestina alquds volunteer indonesia

Tentara Israel juga menahan seorang lainnya setelah menggeledah rumahnya di desa Deir Jarir, timur laut kota. Tahanan itu diidentifikasi oleh direktur jenderal Asosiasi Friends of Down Syndrome, Haidar Makhu.

Di distrik Hebron, Koordinator Komite Anti-Tembok dan Permukiman, Rateb Jabour, mengatakan bahwa pasukan Israel menerobos masuk ke kota Beit Ummar, utara kota, di mana mereka menahan empat warga Palestina, termasuk dua mantan tahanan.

Tentara juga melakukan serangan serupa di kota Yatta, selatan kota Hebron, di mana mereka menangkap aktivis Fatah, Jihad Abu 'Eram, dan menggeledah rumah sedikitnya delapan aktivis lainnya. Di distrik Yerusalem, polisi Israel menahan seorang warga Palestina setelah menggeledah rumahnya di daerah Ras Khamis di kamp pengungsi Shufat, timur laut kota.

Di Tepi Barat utara, sumber-sumber lokal mengonfirmasi bahwa seorang mantan tahanan ditangkap kembali dalam serangan militer Israel di kota Tulkarm. Sementara itu, Direktur Kantor PPS, Muntaser Samour, membenarkan adanya serangan militer Israel di kota al-Yamun, sebelah barat kota Jenin, yang mengakibatkan penahanan seorang ayah bersama putranya.

Israel Lakukan Penggeledahan Rumah Tanpa Adanya Izin Otoritas Palestina

 

Penggeledahan rumah tanpa izin al quds volunteer indonesia

Kendaraan militer Israel juga menyerbu desa Jalbun, sebelah timur kota, di mana tentara menahan satu lagi. Selain itu, Direktur Kantor PPS di kota Tubas, Kamal Bani-Odeh, mengatakan bahwa seorang penduduk kota tersebut ditahan saat berusaha melintasi pos pemeriksaan militer Israel di dekat kota Tayaseer, sebelah timur kota tersebut.

Ini terjadi ketika pasukan Israel menyerang dan menahan seorang penduduk desa 'Anin, sebelah barat kota, saat dia dalam perjalanan kembali dari tempat kerjanya di Israel ke desa tersebut.

Para prajurit melakukan serangan fajar ke desa, di mana mereka masuk dan menggeledah rumah tahanan secara menyeluruh. Pasukan Israel sering menyerang rumah-rumah Palestina hampir setiap hari di seluruh Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "dicari", yang memicu bentrokan dengan penduduk.

Penggerebekan ini juga terjadi di daerah-daerah di bawah kendali penuh Otoritas Palestina, dilakukan tanpa perlu surat perintah penggeledahan, kapan pun dan di mana pun militer memilih sesuai dengan kekuatan sewenang-wenangnya yang meluas.

Di bawah hukum militer Israel, komandan militer memiliki otoritas eksekutif, legislatif dan yudisial penuh atas 3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat. Warga Palestina tidak memiliki suara dalam bagaimana otoritas ini dijalankan.

Source : English Wafa Ps