Pelanggaran Hak Asasi para Tahanan Palestina di Penjara Terus Terjadi dan Semakin Meningkat

Bagikan Ke :

Link disalin

Palestine Prisoner Club mengatakan bahwa administrasi penjara Ofer di Israel terus menunda tuntutan para tahanan, terutama untuk menghentikan penindasan terhadap tahanan dan menyediakan kebutuhan dasar sehari-hari yang layak dan cukup. 

Prisoner Club menduga bahwa para tahanan Palestina di penjara Ofe" berada dalam keadaan yang penuh sesak dan kurangnya kebutuhan dasar. Bahkan lebih banyak tahanan ditempatkan di dalam satu sel, kerna administrasi penjara menolak untuk menyediakan kebutuhan dasar mereka.

The Prisoner's Club menyatakan pada, Kamis 4 Maret 2021, bahwa sejak 14 Februari para tahanan di penjara Ofer telah memulai serangkaian langkah protes, termasuk pengembalian makanan. dan setelah beberapa aksi protes dengan pemerintahan, mereka kemudian mendapat janji untuk menanggapi tuntutan tersebut. Namun, sampai hari ini janji tersebut belum terlaksana.

The Prisoner's Club melanjutkan, bahwa sejak awal tahun ini, sekitar 900 narapidana di penjara Ofer telah menghadapi kekerasan secara terus menerus.

Administrasi penjara bahkan melakukan penindasan dan penggeledahan yang merupakan sebuah pelanggaran, mereka juga memberlakukan lebih banyak kontrol dan pengawasan terhadap tahanan.

Patut dicatat bahwa, penindasan yang dilakukan administrasi penjara Israel semakin meningkat sejak awal tahun 2019 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dan penindasan paling parah terjadi di penjara Ofer, di mana puluhan narapidana terluka akibat kejadian tersebut.