Semua Warga Palestina Seharusnya dipastikan Mendapatkan Vaksinasi Virus Corona

Bagikan Ke :

Link disalin

Senator AS, yakni Bernie Sanders pada hari Senin memuji pejabat kesehatan yang telah mendesak pemerintah Israel untuk memvaksinasi warga Palestina.

Dikutip dari salah satu artikel NPR berjudul "Israeli Health Officials To Government: Vaccinate All Palestinians," Sanders tweeted, "Saya memuji pejabat kesehatan Iatas upaya mereka. Memastikan semua warga Palestina menerima vaksin adalah hal yang benar untuk baik dari sudut pandang kesehatan masyarakat dan juga moral. "

Dia menambahkan, "Saya berharap pemerintah Israel mengikuti saran mereka secepat mungkin."

Pekan lalu, Sanders juga mengkritik pemerintah Israel karena mengirimkan vaksin COVID-19 ke sekutunya sebelum mengirim vaksin ke Palestina.

Sanders menanggapi tweet New York Times yang menyatakan bahwa "sumbangan vaksin Israel ke negara-negara lain telah membuat marah warga Palestina yang mengatakan Israel bertanggung jawab atas kesejahteraan warga Palestina di wilayah yang diduduki Israel."

“Sebagai kekuatan pendudukan, Israel bertanggung jawab atas kesehatan semua orang yang berada di bawah kendalinya. Namun, sangat memalukan bahwa Netanyahu akan menggunakan vaksin cadangan untuk memberi bantuan kepada sekutu asingnya sementara begitu banyak orang Palestina di wilayah yang diduduki Israel masih menunggu giliran vaksinasi.”ungkap Sanders.

Wakil direktur Kementerian Kesehatan, Itamar Grotto mengatakan kepada NPR, "Ini sangat penting, agar memvaksinasi seluruh penduduk  Palestina, dan saya itulah yang seharusnya dilakukan sekarang ini."

"Ini adalah tujuan penting, dari sudut pandang kesehatan masyarakat dan tentu saja dari sudut pandang kemanusiaan."

vaksin palestina

Januari lalu, Israel dikabarkan setuju untuk mentransfer 5.000 dosis vaksin COVID-19 ke Palestina yang ditujukan kepada petugas medis garis depan saja.

Hampir tiga minggu lalu, Israel akhirnya mengizinkan Palestina untuk mengirim 1.000 vaksin COVID-19 pertamanya yang disumbangkan oleh Rusia ke Jalur Gaza Setelah sebelumnya sempat melarang masuknya vaskin tersebut pada minggu yang sama.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa 2.000 dosis vaksin 'Sputnik V' Rusia seharusnya masuk ke Jalur Gaza, namun 'Israel' hanya mengizinkan masuknya 1.000 dosis saja. 

PBB, Amnesty International, Human Rights Watch, dan banyak organisasi hak asasi manusia lainnya telah meminta Israel untuk membantu menyediakan vaksin bagi Palestina, dengan mengatakan 'Israel' wajib melakukannya di bawah hukum internasional.

“Pemerintah Israel harus berhenti mengabaikan kewajiban internasionalnya dan segera bertindak untuk memastikan bahwa vaksin COVID-19 diberikan secara setara dan adil kepada warga Palestina yang tinggal di bawah kendalinya, seperti di Tepi Barat dan Jalur Gaza,” kata Amnesty International.

Source : Qudsnen.co