Presiden Turki ini dalam pidatonya saat menghadiri pertemuan para Menteri Urusan Sosial Organisasi Kerjasama Islam di Istanbul menyuarakan tentang Palestina :

Erdogan mengatakan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan Israel sebagai akibat dari dukungan pihak Barat, selain sejumlah negara Arab menyebabkan, kondisi Al-Quds dan Palestina semakin memburuk dari hari ke hari.

Erdogan melihat bahwa saat ini dunia Islam telah menutup dirinya sendiri dengan berbagai alasan. Mereka telah membuang-buang energi dan potensinya dan tidak memiliki efek yang setara dengan kemampuan dan potensinya.

Erdogan membuka fakta bahwa “Kami sering merasa sendirian ketika kami menentang kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina dan Al-Quds. Imperialisme global telah melanjutkan kebijakan untuk memecah belah dan mengerangkeng negara-negara Islam”

Erdogan mempertanyakan soal Israel belum pernah kenyang dan terus merampas wilayah Palestina

Dalam pidatonya tersebut, Erdogan menunjukkan peta Palestina yang makin tahun makin menyempit akibat penjajahan dan perampasan Israel. “Hari ini Palestina hampir tidak ada.”

Erdogan menegaskan bahwa Negara Palestina harus ada di atas wilayah perbatasan yg dinyatakan tahun 1967 dan ibukotanya di al-Quds

Leave a Comment